Persib Bandung resmi melepas bek tengah andalannya, Federico Barba. Dirilis laman resmi klub, Jumat (19/6/2026), kebersamaan Persib dan Federico Barba resmi berakhir seiring berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026.
“Setelah masa kontraknya tuntas, kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama pada musim mendatang,” demikian keterangan resmi klub.
Meski hanya berlangsung selama satu musim, kontribusi Barba meninggalkan jejak yang berarti dalam perjalanan Persib. Bek asal Italia tersebut menjadi bagian penting dari skuad yang berhasil mengukir sejarah dengan meraih gelar juara kompetisi kasta tertinggi Indonesia untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Menurut Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, manajemen Persib mengapresiasi dan berterima kasih atas dedikasi, profesionalisme, serta kontribusi yang telah diberikan Barba selama mengenakan seragam Maung Bandung.
“Hatur nuhun, Federico Barba. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi yang telah diberikan untuk PERSIB. Dalam waktu yang relatif singkat, Barba mampu menunjukkan kualitas, karakter, dan profesionalisme yang membantu tim mencapai target besar musim ini. Ia menjadi salah satu bagian penting dari sejarah yang berhasil kita ukir bersama,” ujar Adhitia.
Barba bergabung dengan Persib pada awal musim 2025/2026 setelah menyelesaikan masa baktinya bersama FC Sion (Swiss). Pemain kelahiran Roma, 1 September 1993 itu datang dengan ke Bandung pengalaman panjang berkarier di kompetisi Eropa dan langsung menjadi salah satu pilar penting di lini pertahanan Maung Bandung.
Sepanjang musim, pemain bernomor punggung 93 tersebut tampil konsisten dan memberikan kontribusi signifikan bagi tim. Di kompetisi Super League, Barba mencatatkan 28 penampilan dan menyumbangkan lima gol, sebuah catatan impresif bagi seorang pemain bertahan. Sementara di ajang AFC Champions League Two, ia tampil dalam tujuh pertandingan dan turut membantu Persib bersaing di level Asia.
Barba juga membawa pengalaman, mentalitas kompetitif, dan kepemimpinan yang memberikan dampak positif bagi tim selama menjalani musim yang penuh tantangan.
“Persib meyakini setiap perjalanan memiliki babaknya sendiri. Meski kebersamaan ini telah berakhir, kontribusi dan kenangan yang ditinggalkan Barba akan selalu menjadi bagian dari perjalanan klub.”
“Kami mendoakan Federico Barba senantiasa diberikan kesuksesan dalam perjalanan karier berikutnya. Terima kasih karena telah menjadi bagian dari keluarga besar PERSIB dan turut menorehkan sejarah yang akan selalu dikenang. Pintu PERSIB akan selalu terbuka untuk para pemain yang telah memberikan hati dan dedikasinya bagi klub ini,” kata Adhitia.
Melepas pemain andalan bukan hal baru bagi Persib. Musim lalu bahkan seluruh pemain asing Persib, termasuk pemain terbaik Tyronne del Pino serta duet penyerang Ciro Alves dan David da Silva, dilepas dan digantikan dengan pemain-pemain baru. Faktanya, Persib sukses juara lagi —three-peat champions Liga Indonesia.
PERSIB.CO.ID





