Sejarah Persib Bandung

Persib Bandung merayakan hari jadi atau Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-88, Minggu, 14 Maret 2021.

Sebelum bernama Persib (Persatuan Sepakbola Indonesia Bandung), klub berjuluk Maung Bandung dan Pangeran Biru ini bernama Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB).

BIVB berdiri tahun 1923. Pada 19 April 1930, BIVB bersama dengan VIJ Jakarta, SIVB (Persebaya), MIVB (PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), dan PSM (PSIM Yogyakarta) turut membidani kelahiran PSSI dalam pertemuan yang diadakan di Societeit Hadiprojo Yogyakarta.

Setelah BIVB vakum, muncul dua klub sepakbola baru di Bandung, yakni Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetbal Bond (NVB).

Tepat tanggal 14 Maret 1933, kedua klub itu melebur menjadi satu dan lahirlah nama Persib Bandung sampai saat ini.

Persib sempat menggunakan lapangan-lapangan di kota Bandung seperti di Ciroyom dan Tegallega untuk bermain di era awal berdirinya. Stadion Sidolig (yang kini bernama Stadion Persib) mulai digunakan setelah terjadi merger klub-klub lokal seperti UNI, SIDOLIG dan VBBO. Setelah itu, Persib bermarkas di Stadion Siliwangi hingga dekade 2000an.
Saat ini homebase Persib adalah Stadion Si Jalak Harupat (SJH) Kabupaten Bandung dan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Setelah diresmikan tahun 1933, banyak fakta menarik yang menyertai perjalanan panjang klub berjuluk Pangeran Biru ini.

Persib Bandung menjuarai kompetisi perserikatan sebanyak 5 kali dan runner-up sebanyak 8 kali.

Di era Perserikatan (1931-1994), Persib juara tahun 1937, 1961, 1986, 1989-90, dan musim 1993-1994. Persib menjadi runner-up musim 1933, 1934, 1936, 1959, 1965-66, 1966-67, 1983, 1985.
Di era Liga Indonesia (1994-2008), Persib dua kali meraih gelar juara pada Liga Indonesia perdana musim 1994/1995 dan juara Liga Super Indonesia 2014.

Prestasi tertinggi Persib Bandung di kancah Internasional adalah saat lolos ke perempat final Liga Champions Asia pada tahun 1995.

Baca Juga:   Prediksi Persib Bandung vs PSIS Semarang - Liga 1 Rabu 6 November 2019

Sebagai klub besar sarat prestasi, Persib selalu mempunyai pemain dengan label bintang. Persib Bandung memiliki pemain legendaris seperti Ajat Sudrajat dan Robby Darwis.

Persib juga sempat diperkuat pemain kelas dunia, yaitu eks pemain Chelsea, Michael Essien.

Majalah Forbes pernah memberitakan Persib Bandung sebagai klub terkaya di Indonesia dengan nilai kekayaan ditaksir mencapai Rp2,24 triliun.

Banyaknya sponsor dan juga kekayaan para konsorsium klub menjadikan Persib sebagai klub terkaya di Indonesia pada tahun 2018.

Sejak musim 2009-2010 Persib Bandung menjadi klub profesional yang berbadan hukum (perusahaan), yakni PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB).

PT PBB dipilih dari empat nama perusahaan yang disodorkan –PT Persib Maung Bandung, PT Persib Bandung Bermartabat, PT Persib Pangeran Biru, dan PT Persib Bandung Raya.

Persib merupakan klub dengan suporter terbanyak di Indonesia. Bobotoh –julukan bagi suporter Persib Bandung– banyak yang mengorganisasikan diri dalam komunitas suporter, mulai dari Viking Persib Club (VPC), Bomber Persib, Hooligan Persib, Ultras Persib, sampai Flower City Casual. (Berbagai sumber).*

BolaGP Sport

Leave a Reply