Marquez Akui MotoGP 2020 Lebih Menarik Tanpa Dirinya

Posted on



Marquez Akui MotoGP 2020 Lebih Menarik Tanpa Dirinya



PEBALAP Repsol Honda, Marc Marquez, mengakui MotoGP 2020 lebih menarik tanpa dirinya.

Marquez bahkan menilai, empat balapan terakhir tanpa dirinya bahkan lebih menyenangkan karena pemenangnya sulit diprediksi. Saat ini tak ada satu pun rider yang tampak sangat menggungguli rider lainnya.

Ada kemungkinan Marquez masih absen di sisa MotoGP 2020. Bahkan, dengan situasi terkini, juara dunia baru dipastikan lahir.

Marquez masih menjalani proses pemulihan dari cedera. Ia diprediksi masih akan menepi sampai 2-3 bulan lagi.

“Pada awalnya Fabio (Quartararo) yang mencuri perhatian, tapi kemudian dengan adanya tekanan jadi lebih sulit,” ujarnya dalam wawancara dengan DAZN yang dikutip detikSport dari GPOne.

“Kejuaraan dunia kali ini lebih menyenangkan karena Anda tak tahu siapa yang akan menang. Saat ini tak ada satu pun rider yang tampak sangat menggungguli rider lainnya,” ucapnya.

Quartararo memang berhasil memenangi dua balapan awal di Jerez, yakni MotoGP Spanyol dan MotoGP Andalusia.

Tapi sejak itu ia bahkan belum bisa naik podium lagi, sekalipun masih bertengger di posisi teratas klasemen MotoGP 2020.

Quartararo kini dibayangi oleh Andrea Dovizioso yang sudah meraih 67 poin, atau terpaut tiga angka dari puncak klasemen.

Tanpa Marquez, balapan MotoGP 2020 sendiri sudah menghadirkan sejumlah drama dan kejutan.

Quartararo, misalnya, yang meraih kemenangan-kemenangan pertama di kelas primer pada musim ini. Ada pula hal serupa dari Brad Binder dan Miguel Oliveira.

“Seperti yang sudah aku katakan, bahkan (cuma menyaksikan) dari rumah pun ini merupakan sebuah kejuaraan dunia yang menarik karena sukar ditebak,” kata Marquez.

“Setelah Jerez, aku akan bilang favoritnya adalah Quartararo tapi kemudian situasi berubah buatnya usai Brno padahal untuk bisa meraih gelar juara dunia, Anda harus selalu jadi pesaing (di setiap seri). Jika harus bertaruh, aku akan memilih Quartararo atau Dovi. Fabio memang kencang, tapi Andrea sarat pengalaman. Dan jika pada akhirnya ia yang juara, semua orang akan senang karena ia konsisten jadi penantang selama tiga tahun.”

“Mereka adalah favoritnya, tapi kita tak boleh melupakan Vinales asalkan ia tidak banyak kehilangan poin dalam balapan-balapan,” tutur Marquez.

Balapan MotoGP berikutnya, usai GP Styria, akan berlangsung di Sirkuit Misano, San Marino, Italia, 13 September 2020.*


BolaGP Sport

Leave a Reply